BRI Dorong Ekonomi Desa Doudo Lewat Program Desa BRILiaN

oleh -7 Dilihat

GRESIK, Arusindo.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mendorong penguatan ekonomi masyarakat Desa Doudo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, melalui program Desa BRILiaN.

Upaya tersebut terlihat dalam kegiatan Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI yang berlangsung di Desa Doudo, Sabtu (22/8/2026). Selain memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, kegiatan tersebut menggabungkan pemberdayaan ekonomi, kesehatan, UMKM, dan kegiatan sosial masyarakat.

Regional Chief Executive Officer (RCEO) BRI Region 12 Surabaya Reza Syahrizal Setiaputra mengatakan Desa Doudo menjadi salah satu desa yang mendapat pembinaan melalui program Desa BRILiaN.

Menurut Reza, BRI ingin membantu desa mengembangkan potensi lokal agar mampu menghasilkan nilai ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

“Desa Brilian adalah desa terpilih yang mendapatkan pembinaan, pendampingan, dan kolaborasi langsung dari insan BRI, khususnya Mantri BRI. Fokus utamanya adalah pemberdayaan ekonomi, pengembangan potensi lokal, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat desa,” ujar Reza.

BRI Kembangkan Potensi Mente dan Lidah Buaya

Reza menjelaskan, Desa Doudo memiliki sejumlah potensi ekonomi yang dapat terus dikembangkan. BRI kemudian mendorong masyarakat mengolah potensi tersebut menjadi produk bernilai tambah.

Salah satu potensi tersebut berasal dari komoditas biji mente. Selain itu, masyarakat juga mengembangkan budidaya Aloe Vera atau lidah buaya.

Menurut Reza, pengembangan usaha tidak cukup hanya dengan dukungan modal. Pelaku usaha juga membutuhkan pendampingan dalam proses produksi, pengemasan, pemasaran, hingga akses pasar.

“Harapannya bukan hanya produknya yang berkembang, tetapi ada perubahan dan nilai tambah yang benar-benar dirasakan warga,” katanya.

Desa Doudo memiliki pengalaman menarik dalam pengembangan ekonomi masyarakat. Sebelum pandemi Covid-19, banyak warga bekerja sebagai pekerja migran di luar negeri.

Pandemi kemudian membuat sebagian warga kembali ke desa. Kondisi tersebut mendorong masyarakat mencari sumber penghasilan baru melalui berbagai potensi ekonomi lokal.

BRI melihat kondisi tersebut sebagai peluang untuk memperkuat usaha masyarakat sekaligus mengembangkan potensi desa secara berkelanjutan.

Semarak Kemerdekaan Libatkan UMKM

Kegiatan Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI juga menghadirkan bazar UMKM. Pelaku usaha dari Desa Doudo dan sejumlah desa sekitar mendapat ruang untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat.

Rangkaian acara juga mencakup pemeriksaan kesehatan gratis, aksi peduli, lomba kemerdekaan, jalan sehat, senam bersama, serta hiburan rakyat bersama OM Adella.

Reza berharap kegiatan tersebut tidak hanya berlangsung sebagai perayaan kemerdekaan. Ia ingin semangat kolaborasi juga berkembang ke desa-desa lain di sekitar Doudo.

“Kami juga berharap bapak-bapak kepala desa sekitar yang hadir dapat mengembangkan hal serupa di desanya masing-masing agar insan Brilian BRI siap hadir memberikan pendampingan,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut mempertemukan pemerintah desa, masyarakat, pelaku UMKM, BUMDes, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jajaran BRI.

Kolaborasi itu memperlihatkan bahwa pengembangan ekonomi desa membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Selain modal, masyarakat membutuhkan pendampingan, penguatan kapasitas, kelembagaan, dan akses pasar.

Pemdes Doudo Ingin Kolaborasi Berlanjut

Kepala Desa Doudo Sutomo menyampaikan apresiasi atas dukungan BRI kepada masyarakat. Menurutnya, status Desa Doudo sebagai Desa BRILiaN menjadi salah satu bentuk apresiasi terhadap upaya masyarakat mengembangkan potensi desa.

“Kami sungguh tidak menyangka bahwa desa kami yang sangat sederhana ini mendapatkan apresiasi luar biasa berupa penyelenggaraan Gebyar Desa Brilian,” ujar Sutomo.

Ia juga mengapresiasi peran BRI Unit Sekapuk dalam mendampingi perkembangan BUMDes. BRI Regional Office Surabaya dan BRI Cabang Gresik turut mendukung pendampingan melalui kerja sama dengan Universitas Airlangga.

Sutomo berharap kerja sama tersebut terus berjalan karena Desa Doudo masih memiliki banyak potensi yang membutuhkan pengembangan.

Beberapa program yang tengah mendapat perhatian antara lain Kampung Aloe Vera, HIPAM atau Buis Desa Air, serta kawasan Doudo Edu Wisata.

Desa BRILiaN Jadi Model Pemberdayaan

Program Desa BRILiaN menjadi salah satu upaya BRI dalam mendorong desa mengembangkan potensi ekonomi dan kelembagaan masyarakat.

Di Desa Doudo, program tersebut mempertemukan berbagai unsur yang memiliki peran dalam pembangunan desa. Pemerintah desa, masyarakat, BUMDes, UMKM, tokoh masyarakat, serta BRI bekerja sama untuk mengembangkan potensi lokal.

Warga juga menyambut positif kegiatan tersebut. Poppy, warga Desa Doudo, mengaku senang mengikuti jalan sehat dan senam bersama.

“Seru banget dan senang sekali. Kalau bisa, harapannya setiap tahun BRI mengadakan acara seperti ini lagi,” tuturnya.

Melalui pendampingan yang berkelanjutan, BRI berharap Desa Doudo mampu mengubah potensi lokal menjadi kekuatan ekonomi. Pada saat yang sama, kegiatan sosial dan kolaborasi masyarakat dapat terus tumbuh untuk memperkuat kemandirian desa.