SAMPANG, arusindo.id — Tim gabungan terus mencari Sana Buk Sidah (71). Lansia asal Kabupaten Sampang ini hilang secara misterius sejak Minggu (13/9/2026).
Keberadaan warga Dusun Sallok, Desa Margantoko, Kecamatan Jrengik ini belum terdeteksi. Pencarian hingga Selasa (15/9/2026) malam masih berstatus nihil.
Petugas mendapatkan titik terang berupa temuan sarung merah dan jejak kaki. Keluarga korban menemukan petunjuk ini di sekitar area tambak.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Muhammad Hosin, memimpin langsung operasi ini. Ia mengerahkan personel menyisir darat, sungai, hingga udara.
“BPBD melakukan koordinasi dengan warga setempat untuk memastikan kebenaran informasi,” ujar Hosin, Selasa (15/9/2026).
”Setelah informasi dipastikan, tim melakukan pencarian dengan menyusuri sungai di sekitar lokasi hilangnya ibu Sidah,” sambung Hosin.
Gunakan Drone Pencari
Tim gabungan memperluas radius area pencarian. Mereka mengerahkan teknologi drone untuk memantau wilayah persawahan dan tambak yang sulit petugas jangkau.
“Selain pencarian melalui jalur darat dan penyusuran sungai, kami juga melakukan pencarian melalui udara menggunakan drone,” ungkap Hosin.
Warga terakhir kali melihat korban berjalan menuju persawahan arah Desa Pendeh. Saat itu, korban memakai baju kuning dan sarung merah.
Perangkat desa setempat sempat mencari informasi ke para tetangga sejak Senin (14/9/2026). Namun, korban tidak kunjung pulang ke rumah.
Operasi pencarian masif ini melibatkan BPBD, Polsek, Koramil, Agisena Jatim, hingga warga sipil. Cuaca cerah turut mendukung proses penyisiran lapangan.
Hosin memastikan tim akan kembali melanjutkan operasi pencarian. Petugas akan kembali menyisir area dicurigai pada Rabu (16/9/2026) pagi.
“Untuk pencarian hari ini hasilnya masih nihil dan akan dilanjutkan besok pagi,” pungkasnya.
