MADAS Jatim Gelar Aksi di Kejati, Desak Penahanan Febrie Adriansyah

oleh -22 Dilihat
oleh
banner 468x60

SURABAYA, arusindo.id — Dewan Pimpinan Daerah Madura Asli Daerah Anak Serumpun (DPD MADAS) Jawa Timur menggelar aksi damai di depan kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Selasa (21/7/2026).

​Ratusan massa menuntut penegakan hukum yang adil. Mereka membawa tiga tuntutan rakyat terkait penanganan kasus korupsi.

banner 336x280

​MADAS mendesak aparat penegak hukum segera menahan tersangka Febrie Adriansyah. Penahanan harus berjalan sesuai aturan hukum.

​Massa juga meminta pengalihan penanganan perkara kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Langkah ini penting untuk menjaga independensi hukum.

​Pengalihan kasus ke KPK dinilai mampu menghindari potensi konflik kepentingan. Hal ini menjadi poin utama pernyataan sikap massa.

​Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu

​MADAS mendesak penegakan hukum tegas bagi seluruh pelaku korupsi. Kerugian negara wajib kembali untuk kesejahteraan rakyat.

​Aksi ini diikuti pengurus DPD, DPC, hingga DPAC se-Jawa Timur. Massa dari berbagai daerah turut memadati lokasi.

​Ketua MADAS DPC Kabupaten Gresik, Adnan, hadir langsung bersama rombongan. Kehadiran mereka menegaskan dukungan atas gerakan ini.

​Massa aksi menyampaikan aspirasi secara tertib dan bermartabat. Peserta mematuhi seluruh arahan dari aparat keamanan.

​Menjaga Supremasi Hukum

​MADAS menilai korupsi sebagai kejahatan luar biasa. Kejahatan ini merampas hak rakyat dan merusak pembangunan.

​Melalui aksi ini, masyarakat berpartisipasi mengawal supremasi hukum. MADAS mengajak semua pihak bersatu melawan korupsi.

​Aksi damai ini ditutup dengan penegasan prinsip Fiat Justitia Ruat Caelum. Hukum harus tetap tegak walau langit runtuh.

Reporter : ADN

Mengalirkan Fakta, Menjaga Akurasi

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.