BRI Hadirkan WiFi di Pasar Keputran Surabaya, Dorong Transaksi QRIS bagi Pedagang

oleh -43 Dilihat
oleh

SURABAYA, Arusindo.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Regional Office Surabaya menghadirkan fasilitas WiFi di Pasar Keputran, Surabaya, untuk mendukung kelancaran transaksi pembayaran digital menggunakan QRIS BRI. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya BRI dalam mempercepat digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya di pasar tradisional.

Fasilitas WiFi tersebut diharapkan memudahkan pedagang dan pembeli dalam melakukan transaksi nontunai sehingga aktivitas perdagangan dapat berlangsung lebih praktis dan efisien.

Regional CEO BRI Surabaya, Reza Syahrizal Setiaputra, mengatakan penyediaan fasilitas tersebut merupakan bentuk dukungan BRI terhadap kebutuhan masyarakat dalam memanfaatkan layanan keuangan digital.

“BRI ingin memastikan bahwa kemajuan teknologi dan digitalisasi layanan keuangan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk pedagang di pasar tradisional. Melalui fasilitas WiFi yang kami hadirkan di Pasar Keputran, kami berharap transaksi menggunakan QRIS BRI dapat berlangsung semakin mudah, cepat, dan nyaman, baik bagi pedagang maupun pembeli,” ujar Reza.

WiFi Dukung Kelancaran Transaksi Digital

Penyediaan fasilitas WiFi di Pasar Keputran ditujukan untuk menunjang konektivitas internet yang dibutuhkan dalam transaksi pembayaran digital. Dengan dukungan tersebut, pedagang dan pembeli diharapkan semakin mudah memanfaatkan QRIS BRI dalam kegiatan jual beli sehari-hari.

Kehadiran fasilitas ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem ekonomi digital di pasar tradisional. Pasar memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat karena menjadi tempat berlangsungnya aktivitas perdagangan antara pedagang dan konsumen.

Melalui pemanfaatan pembayaran digital, proses transaksi diharapkan semakin praktis sekaligus mendorong masyarakat untuk terbiasa menggunakan layanan keuangan nontunai.

Perluas Literasi Keuangan Pelaku UMKM

Reza menjelaskan bahwa dukungan BRI terhadap pasar tradisional tidak hanya berorientasi pada peningkatan transaksi digital, tetapi juga mencakup perluasan inklusi dan literasi keuangan bagi pelaku UMKM.

Penggunaan QRIS memungkinkan pedagang menerima pembayaran secara nontunai. Selain itu, transaksi digital dapat membantu pencatatan pembayaran usaha menjadi lebih praktis, sehingga pelaku UMKM memiliki alternatif dalam mengelola aktivitas keuangannya.

“Pasar tradisional merupakan salah satu penggerak utama ekonomi kerakyatan. Karena itu, BRI ingin hadir bukan hanya sebagai penyedia layanan perbankan, tetapi juga sebagai mitra yang mendukung pertumbuhan usaha masyarakat,” kata Reza.

Ia menambahkan, semangat “BRI Satu Bank untuk Semua” diwujudkan melalui upaya menghadirkan layanan perbankan yang inklusif dan sesuai dengan kebutuhan berbagai lapisan masyarakat, termasuk pedagang pasar tradisional.

Dorong Ekosistem Pasar yang Lebih Modern

Penyediaan WiFi di Pasar Keputran diharapkan dapat memperkuat pemanfaatan pembayaran digital sekaligus mendukung perkembangan ekosistem perdagangan yang lebih modern, efisien, dan inklusif.

Melalui inisiatif tersebut, BRI Regional Office Surabaya berupaya memperluas pemanfaatan layanan keuangan digital di kalangan pelaku UMKM. Dukungan terhadap konektivitas internet dan transaksi QRIS menjadi salah satu langkah untuk membantu masyarakat beradaptasi dengan perkembangan teknologi dalam kegiatan ekonomi sehari-hari.

Ke depan, BRI berkomitmen menghadirkan berbagai solusi dan inovasi yang mendukung perkembangan usaha masyarakat serta memperkuat kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi kerakyatan secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.