Kecelakaan Maut di Gempol Pasuruan, Tiga Orang Tewas Tertabrak Truk

oleh -938 Dilihat

PASURUAN, arusindo.id – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Surabaya–Malang, depan PT Coca-Cola, Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Senin (21/9/2026). Insiden ini menewaskan tiga orang di lokasi kejadian.

Kasi Humas Polres Pasuruan Iptu Joko Suseno menjelaskan kecelakaan melibatkan satu sepeda motor dan dua kendaraan berat.

Kronologi Kecelakaan

Sepeda motor Yamaha N-Max bernomor polisi S-5834-JCU melaju dari utara menuju selatan.

Pengemudinya, Boy Adam, diduga hendak mendahului kendaraan di depannya melalui celah sempit di antara kendaraan.

“Pengemudi diduga kurang berhati-hati dan kurang konsentrasi saat mendahului kendaraan di depannya,” kata Joko Suseno.

Saat bermanuver, motor diduga menabrak bagian belakang truk tangki air yang melaju di depannya.

Benturan itu membuat pengemudi dan dua penumpangnya terjatuh ke sisi kanan jalan.

Pada saat bersamaan, sebuah dump truck tronton melintas dari arah yang sama. Roda belakang sebelah kiri truk tersebut diduga melindas ketiga korban yang tergeletak di badan jalan.

“Korban kemudian terlindas roda belakang sebelah kiri dump truck tronton yang melaju searah dari utara ke selatan,” jelas Joko Suseno.

Tiga Korban Meninggal Dunia

Polisi mengidentifikasi tiga korban tewas, yakni Boy Adam (28), pengemudi Yamaha N-Max, serta dua penumpangnya, Putri Nuraini (26) dan Ghazzal Thabrani Hafizhan (13).

Ketiganya tercatat sebagai warga Kecamatan Mayangan, Kabupaten Probolinggo. Ketiga korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.

Dua Kendaraan Berat Kabur dari Lokasi

Polisi belum mengetahui identitas maupun nomor polisi truk tangki air dan dump truck tronton yang terlibat kecelakaan.

Kedua kendaraan berat tersebut meninggalkan lokasi setelah insiden terjadi.

Sepeda motor Yamaha N-Max hanya mengalami kerusakan ringan pada pijakan kaki kiri dan dek depan samping kiri.

Polisi masih mendalami kasus ini untuk mengungkap identitas pengemudi dan kendaraan berat yang kabur dari lokasi kejadian.