Lakon Dasamuka Bandar di Haul Mbah Sapu Logo Karangrejo

oleh -234 Dilihat

PASURUAN, arusindo.id– Warga Dusun Bangkok, Kabupaten Pasuruan, menggelar Ruwat Dusun dan Haul Mbah Sapu Logo ke-14 secara swadaya, Sabtu (27/6/2026).

​Acara bertepatan dengan 1 Muharram ini bertujuan melestarikan budaya sekaligus mendidik generasi muda setempat.

​Libatkan Generasi Muda

Puluhan anak dan remaja memeriahkan acara dengan membawakan beragam tarian tradisional.

​Mereka menampilkan Tari Kreasi Tradisional, Tari Asmara Putri Kirana, hingga Tari Warok Seno di area makam.

​Ketua Panitia, Kariono Tomporejo, menyebut keterlibatan anak muda merupakan langkah penting dalam menyiapkan penerus tradisi.

​”Ini bukan seremonial, tapi edukasi kepada generasi muda. Karena siapa lagi yang bisa diandalkan kalau bukan generasi muda,” ujar Kariono.

​Ia bersyukur karena para pemuda setempat selalu antusias mengambil bagian dalam tradisi tahunan tersebut.

​Murni Swadaya Warga

Selama 14 tahun pelaksanaannya, warga Dusun Bangkok, Desa Karangrejo, konsisten mendanai acara secara mandiri.

​”Terima kasih kepada teman-teman paguyuban. Berapapun biayanya kalau tidak kompak pasti amburadul. Alhamdulillah selama ini murni swadaya,” katanya.

​Kepala Dusun Bangkok, Ari Kurniawan, turut mengajak warga mempertahankan warisan leluhur ini.

​”Mari dijaga apa yang telah dilakukan selama ini. Semoga membawa berkah bagi kita semua,” ucap Ari.

​Pesan Lakon Dasamuka

Tradisi mercon terbang turut menyedot perhatian masyarakat yang antusias bertahan hingga acara selesai.

​Panitia menutup peringatan dengan pertunjukan dagelan Cemongeh Official dan wayang kulit Putro Laras.

​Dalang Ki Slamet Dharmawan asal Sidoarjo membawakan lakon Dasamuka Bandar yang mengandung pesan moral mendalam.

​Ari menjelaskan bahwa panitia memilih lakon tersebut sebagai kelanjutan cerita dari pagelaran tahun sebelumnya.

​”Tujuannya agar masyarakat bisa memetik nilai-nilai dalam cerita lakon tersebut,” jelas Ari.

​”Salah satunya adalah pemimpin yang hanya bermodal kekuatan tanpa pengendalian diri pada akhirnya akan membawa kehancuran,” pungkasnya.

Hadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.