Menantu Diduga Aniaya Mertua hingga Meninggal Dunia di Tambelangan Sampang, Polisi Amankan Terduga Pelaku

oleh -36 Dilihat
oleh

SAMPANG, arusindo.idKejadian berdarah menimpa Misnaji (50). Petani asal Kecamatan Tambelangan, Sampang ini tewas dibunuh oleh menantunya sendiri, DL (25).

​Peristiwa nahas tersebut terjadi di Desa Mambulu Barat pada Minggu (20/9/2026) malam. Polisi menduga aksi nekat ini dipicu oleh rasa sakit hati.

​Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, membenarkan kejadian tersebut. Mewakili Kapolres Sampang, ia menyebut tersangka kini sudah ditangkap.

Kronologi Pembacokan

​Insiden bermula sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu korban sedang duduk bersantai di teras rumahnya usai mengupas buah kelapa.

​Tiba-tiba tersangka DL datang menghampiri mertuanya. Tersangka langsung mengambil senjata tajam jenis caluk yang biasa digunakan mengupas kelapa di teras.

​Tanpa basa-basi, DL membacok leher kiri korban yang sedang duduk menghadap barat. Misnaji langsung tersungkur dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

​Setelah menghabisi nyawa mertuanya, tersangka langsung melarikan diri. Warga yang mengetahui kejadian segera melapor ke pihak kepolisian.

Penangkapan dan Hukuman

​Menerima laporan warga, Tim URC Satreskrim Polres Sampang langsung bergerak cepat. Petugas segera mengevakuasi jasad korban ke puskesmas setempat.

​Polisi akhirnya berhasil melacak dan menangkap DL. Pelaku diringkus saat bersembunyi di sebuah musala kawasan Dusun Burajeh.

​Petugas turut menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya adalah sebilah parang serta pakaian korban yang penuh bercak darah.

​Tersangka kini harus mendekam di sel tahanan Mapolres Sampang. Polisi masih melakukan penyidikan lebih mendalam terkait kasus ini.

​Atas perbuatannya, DL terancam hukuman penjara maksimal 15 tahun. Polisi menjeratnya dengan Pasal 458 ayat (1) subsider Pasal 468 ayat (2) KUHP.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.