Menantu Diduga Aniaya Mertua hingga Meninggal Dunia di Tambelangan Sampang, Polisi Amankan Terduga Pelaku

oleh -39 Dilihat
oleh

SAMPANG, arusindo.idKejadian berdarah menimpa Misnaji (50). Petani asal Kecamatan Tambelangan, Sampang ini tewas dibunuh oleh menantunya sendiri, DL (25).

​Peristiwa nahas tersebut terjadi di Desa Mambulu Barat pada Minggu (20/9/2026) malam. Polisi menduga aksi nekat ini dipicu oleh rasa sakit hati.

​Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, membenarkan kejadian tersebut. Mewakili Kapolres Sampang, ia menyebut tersangka kini sudah ditangkap.

Kronologi Pembacokan

​Insiden bermula sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu korban sedang duduk bersantai di teras rumahnya usai mengupas buah kelapa.

​Tiba-tiba tersangka DL datang menghampiri mertuanya. Tersangka langsung mengambil senjata tajam jenis caluk yang biasa digunakan mengupas kelapa di teras.

​Tanpa basa-basi, DL membacok leher kiri korban yang sedang duduk menghadap barat. Misnaji langsung tersungkur dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

​Setelah menghabisi nyawa mertuanya, tersangka langsung melarikan diri. Warga yang mengetahui kejadian segera melapor ke pihak kepolisian.

Penangkapan dan Hukuman

​Menerima laporan warga, Tim URC Satreskrim Polres Sampang langsung bergerak cepat. Petugas segera mengevakuasi jasad korban ke puskesmas setempat.

​Polisi akhirnya berhasil melacak dan menangkap DL. Pelaku diringkus saat bersembunyi di sebuah musala kawasan Dusun Burajeh.

​Petugas turut menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya adalah sebilah parang serta pakaian korban yang penuh bercak darah.

​Tersangka kini harus mendekam di sel tahanan Mapolres Sampang. Polisi masih melakukan penyidikan lebih mendalam terkait kasus ini.

​Atas perbuatannya, DL terancam hukuman penjara maksimal 15 tahun. Polisi menjeratnya dengan Pasal 458 ayat (1) subsider Pasal 468 ayat (2) KUHP.