Pemkab Bangkalan Evaluasi PAD dan Validasi DTSEN Non Desil

oleh -40 Dilihat

BANGKALAN, arusindo.id — Pemkab Bangkalan menggelar Rapat Evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Evaluasi Validasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Non Desil di Aula Diponegoro, Senin (7/9/2026).

Rapat dipimpin Wakil Bupati Bangkalan Moch. Fauzan Ja’far bersama Sekretaris Daerah Ismet Effendi.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Bangkalan memperkuat tata kelola pemerintahan melalui dua aspek utama pembangunan daerah.

Fokus Evaluasi PAD

Evaluasi PAD membahas perkembangan penerimaan daerah, potensi sumber pendapatan yang belum optimal, serta kendala pencapaian target.

Optimalisasi PAD dinilai penting untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah dan memperluas ruang pembiayaan pembangunan.

Penerimaan daerah yang meningkat turut membuka peluang perbaikan pelayanan publik dan program yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.

Validasi Data DTSEN Non Desil

Selain PAD, rapat juga mengevaluasi validasi DTSEN Non Desil sebagai basis data sosial ekonomi masyarakat Bangkalan.

Data yang valid menjadi kunci agar kebijakan pemerintah tepat sasaran, baik dalam perencanaan maupun penentuan penerima program.

Karena itu, proses validasi perlu dilakukan secara cermat dengan memperhatikan kesesuaian data terhadap kondisi faktual di lapangan.

Tindak Lanjut dan Target Pemkab

Pemkab Bangkalan mendorong perangkat daerah terkait untuk tidak berhenti pada tahap evaluasi, melainkan segera menindaklanjuti dengan langkah konkret.

Penguatan PAD dan perbaikan kualitas DTSEN memiliki tujuan sama, yakni mewujudkan pemerintahan yang lebih efektif, efisien, dan responsif.

Dengan koordinasi antarperangkat daerah yang semakin kuat, Pemkab Bangkalan optimistis pengelolaan sumber daya dan program sosial ekonomi semakin tepat sasaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.