Peringati HUT ke-1097, Pemkab Pasuruan Gelar Baksos Kesehatan di RSUD Bangil

oleh -493 Dilihat

PASURUAN, TRETAN.news – Pasuruan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan menggelar bakti sosial (baksos) pelayanan kesehatan terpadu di RSUD Bangil.

Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1097 Tahun 2026.

Bupati Pasuruan H.M. Rusdi Sutejo membuka kegiatan tersebut secara resmi.

Baksos ini menyediakan tiga layanan medis: operasi bibir sumbing, pemeriksaan Automated Breast Ultrasound (ABUS) untuk deteksi dini kesehatan payudara, dan pemeriksaan Bone Mineral Density (BMD) untuk mengukur kepadatan tulang.

Layanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat

Sebanyak 29 orang mendaftar untuk operasi bibir sumbing. Setelah proses screening, panitia menetapkan 27 peserta yang layak menjalani operasi.

Dari jumlah tersebut, 19 peserta merupakan warga Kabupaten Pasuruan.

Delapan peserta lainnya berasal dari luar daerah, yaitu Mojokerto, Sidoarjo, Probolinggo, Malang, Kediri, dan Sumenep.

Untuk pemeriksaan ABUS, panitia mencatat 24 peserta. Sementara pemeriksaan BMD diikuti 25 peserta. Seluruh peserta kedua pemeriksaan tersebut merupakan warga Kabupaten Pasuruan.

Fungsi Sosial Rumah Sakit

Direktur RSUD Bangil dr. Tri Dinar Herturini, M.M. menjelaskan tujuan kegiatan ini.

“Kami melaksanakan kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif kepada masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Pasuruan,” katanya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini memperluas peran RSUD Bangil.

“Dengan kegiatan ini, kami RSUD Bangil tidak hanya menjalankan fungsinya sebagai pelayanan rumah sakit, namun juga ingin memperkuat fungsi sosial dan institusi kesehatan yang hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.

Rangkaian Peringatan Hari Jadi ke-1097

Baksos ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan hari jadi Kabupaten Pasuruan.

Pemkab menyebut kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum merefleksikan sejarah panjang daerah yang berdiri sejak tahun 929 Masehi.

Pemkab mengusung tema “Pasuruan Bangkit, Bersama Kita Bisa” untuk peringatan tahun ini.

“Kami ingin menegaskan bahwa pembangunan daerah hanya dapat diwujudkan melalui kebersamaan, kolaborasi, dan gotong royong seluruh elemen masyarakat,” ujar Rusdi.

Bupati menyebut sektor kesehatan sebagai salah satu pilar utama pembangunan daerah.

Menurutnya, masyarakat yang sehat menjadi fondasi utama untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul, produktif, dan berdaya saing.

Apresiasi Bupati untuk Mitra Kesehatan

Bupati menyampaikan apresiasi kepada sejumlah pihak yang mendukung kegiatan ini.

Pihak-pihak tersebut meliputi RSUD Bangil, RSUD Grati, Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik Indonesia (PERAPI) yang diwakili dr. Yantoko, Sp.BP-RE(K), Smile Train Indonesia, dan Ngabila Care.

“Operasi bibir sumbing bukan hanya tindakan medis semata, tetapi bentuk kepedulian nyata yang memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk tumbuh lebih percaya diri.

Begitu pula dengan pemeriksaan ABUS dan BMD sebagai langkah promotif dan preventif agar pencegahan penyakit dapat dilakukan secara tepat,” jelas Rusdi.

Komitmen Peningkatan Layanan ke Depan

Pemkab Pasuruan menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit ke depan.

Ke depan, Pemkab Pasuruan memperkuat fasilitas rumah sakit sekaligus meningkatkan kompetensi tenaga kesehatannya.

Pemkab turut berencana memanfaatkan teknologi medis terkini. Langkah ini bertujuan agar seluruh masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan berkualitas tanpa terkecuali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.