SAMPANG, arusindo.id — Rumah milik Sutirah (50), warga Dusun Tengah Barat, Desa Bunten Timur, Kecamatan Ketapang, Sampang, terbakar pada Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.
Polisi mengamankan pria berinisial Y (31), anak kandung korban, terkait dugaan pembakaran tersebut.
Y diduga membakar rumah ibunya saat Sutirah menghadiri acara tahlilan bersama warga sekitar.
Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo membenarkan peristiwa pembakaran rumah itu.
“Iya benar mas,” ujar Eko saat dikonfirmasi, Kamis (3/9/2026) malam.
Kronologi Kebakaran
Mansur, warga setempat yang hendak berangkat tahlilan, pertama kali mengetahui kebakaran tersebut. Ia melihat kepulan asap tebal dan kobaran api dari bagian kamar rumah korban.
Warga kemudian berteriak meminta pertolongan dan berupaya memadamkan api secara bersama-sama. Namun, kobaran api dengan cepat membesar dan membakar bagian rumah beserta isinya.
Warga mendapati Y duduk di bawah pohon rambutan tidak jauh dari lokasi kejadian, lalu mengamankannya.
Polisi bersama petugas pemadam kebakaran tiba tidak lama kemudian untuk menangani peristiwa tersebut.
Diduga Dipicu Pertikaian Keluarga
Sebelum kebakaran terjadi, Y sempat mengamuk pada Kamis pagi. Ia diduga memukul ibunya dan memecahkan kaca jendela rumah setelah permintaan uangnya tidak dipenuhi sang ibu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Y pernah menjalani perawatan di Puskesmas Bunten Barat terkait kondisi kesehatan jiwa.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, rumah beserta seluruh isinya hangus terbakar dengan kerugian materiil ditaksir mencapai Rp100 juta.
Saat ini, Y telah dibawa ke Mapolsek Ketapang untuk menjalani penanganan lebih lanjut.
