Warga Sampang Keluhkan Antrean Pertalite Berjam-jam

oleh -59 Dilihat

SAMPANG, arusindo.id — Antrean kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite kembali dikeluhkan warga Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

Antrean tersebut membuat warga harus menghabiskan waktu berjam-jam untuk mendapatkan bahan bakar kendaraan.

Keluhan Warga

Salah satu warga, H. Yusuf, mengatakan kondisi itu menyulitkan masyarakat kecil pengguna sepeda motor untuk bekerja.

“Utamanya masyarakat kecil seperti kami. Kalau kondisi seperti ini terus terjadi, masyarakat mau dibawa ke mana? Pertalite ada, tetapi harus rela antre. Pertamax selalu habis.

Masa sepeda motor mau dikasih solar, kan tidak mungkin,” ujar Yusuf.

Menurut Yusuf, persoalan ketersediaan BBM berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi masyarakat. Waktu warga untuk bekerja dapat tersita ketika harus mengantre BBM berjam-jam.

Ia berharap pemerintah daerah segera memberi perhatian terhadap persoalan tersebut. Ia juga meminta Menteri ESDM dan Presiden memastikan ketersediaan BBM bagi masyarakat tetap terjaga.

“Kami berharap persoalan ini segera teratasi agar masyarakat kecil bisa bekerja secara normal. Karena bagi kami, kunci roda perekonomian juga ada di bahan bakar,” tegasnya.

Tanggapan Pertamina

Area Manager Communication, Relations dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menanggapi keluhan antrean tersebut. Ia menyebut antrean tidak serta-merta menunjukkan BBM langka.

“Antre berarti barangnya ada. Berarti nggak langka, ya?” ujar Ahad.

Ia menjelaskan, peningkatan permintaan dapat membuat stok BBM lebih cepat terserap. Ahad meminta antrean panjang dilihat dalam konteks meningkatnya permintaan.

“Barangnya ada. Kalau permintaan meningkat, pasti akan lebih cepat habis. Bukan berarti langka kalau ada antrean,” jelasnya.

Ahad juga menegaskan pengecer BBM bukan lembaga penyalur resmi. Ia meminta ketentuan penyaluran BBM melalui pengecer diperiksa sesuai aturan berlaku.

“Pengecer memang bukan lembaga penyalur resmi. Silakan dicek aturannya,” katanya.

Pertamina Patra Niaga kini melakukan pengecekan langsung melalui tim di lapangan untuk memastikan kondisi distribusi dan ketersediaan BBM di wilayah tersebut.

“Ini sedang dicek tim ke lapangan,” pungkas Ahad saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, Selasa (1/9/2026).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.