Briggs Inn Surabaya, Hotel Artsy Baru di Darmo yang Satukan Estetika, Produktivitas, dan Kuliner

oleh -26 Dilihat
Briggs Inn Surabaya dengan interior boutique hotel bernuansa Jawa kolonial modern di kawasan Darmo.
banner 468x60

Surabaya, Arusindo.id – Di tengah berkembangnya tren lifestyle hospitality, Briggs Inn Surabaya hadir membawa konsep hotel boutique yang memadukan estetika, kenyamanan, dan budaya lokal dalam satu pengalaman menginap.

Berdiri di kawasan legendaris Darmo, hotel ini menawarkan suasana yang berbeda dibanding akomodasi pada umumnya. Nuansa kolonial klasik dipadukan dengan sentuhan Jawa kontemporer menciptakan atmosfer hangat sekaligus artistik sejak tamu pertama kali memasuki area hotel.

banner 336x280

Lokasinya pun cukup strategis. Briggs Inn berada dekat dengan pusat bisnis Jalan Darmo, RKZ Surabaya, hingga Kebun Binatang Surabaya, membuatnya ideal bagi wisatawan bisnis maupun traveler yang ingin menikmati sisi tenang Kota Pahlawan.

Setiap Kamar Punya Filosofi Keluarga Jawa

Briggs Inn menghadirkan konsep unik melalui penamaan kamar yang terinspirasi dari silsilah keluarga Jawa. Konsep ini menghadirkan pengalaman menginap yang lebih personal sekaligus memperkuat sentuhan budaya lokal di setiap tipe kamar.

Tipe Ragil (Superior) menawarkan kamar compact yang nyaman untuk solo traveler maupun pasangan muda. Panggulu (Deluxe) menghadirkan ruang lebih luas dengan eksplorasi interior yang lebih artistik.

Mbarep (Junior Suite) memberikan area santai yang lebih privat bagi tamu yang menginginkan kenyamanan ekstra. Sementara itu, Kaluwarga (Executive) menghadirkan ruang premium untuk keluarga maupun tamu VIP dengan fasilitas yang lebih eksklusif.

Setiap kamar menghadirkan fasilitas modern seperti movie streaming free, high speed WiFi, water heater, in-room telephone, serta individual air conditioner untuk menunjang kenyamanan tamu selama menginap.

Kaluwarga Executive Jadi Ikon Baru Briggs Inn

Kaluwarga Executive menjadi salah satu daya tarik utama Briggs Inn Surabaya. Tipe kamar ini mengusung konsep mezzanine yang menciptakan pengalaman ruang lebih luas dan dinamis.

Konsep tersebut memisahkan area istirahat dan ruang santai secara harmonis. Area atas menghadirkan ruang tidur yang lebih privat, sedangkan area bawah menjadi tempat ideal untuk bekerja, membaca, maupun menikmati waktu santai.

Interior kamar memadukan elemen kayu, pencahayaan hangat, dan dekorasi Jawa modern dengan karakter kolonial bangunan yang kuat.

General Manager ABC Hospitality Group, Muhammad Prima Giovanni, mengatakan konsep ini menghadirkan pengalaman menginap yang tidak hanya nyaman, tetapi juga memiliki nilai estetika tinggi.

“Dengan konsep mezzanine, kami ingin menghadirkan pengalaman ruang yang lebih hidup dan artistik bagi tamu,” ujarnya.

Coworking Space dengan Konsep Stay and Work

Briggs Inn juga menghadirkan coworking space di lantai 4 untuk menjawab kebutuhan masyarakat urban yang semakin dinamis. Area ini dapat digunakan tamu hotel maupun masyarakat umum.

Ruangan tersebut mampu menampung hingga 30 orang dengan suasana nyaman dan pencahayaan alami yang maksimal sehingga cocok untuk bekerja maupun berkolaborasi.

Briggs Inn melengkapi area ini dengan fasilitas full AC, LCD proyektor, dan koneksi internet berkecepatan tinggi. Selain area komunal, tersedia pula ruang kaca privat berkapasitas sekitar delapan orang untuk meeting maupun diskusi tertutup.

Sales Manager Briggs Inn Surabaya, Ayu, mengatakan konsep stay and work kini semakin diminati masyarakat perkotaan.

“Kami ingin menghadirkan tempat yang nyaman bukan hanya untuk menginap, tetapi juga untuk bekerja dan berkolaborasi,” katanya.

Meeting Room

Briggscat Restaurant Sajikan Brisket Smoked 8 Jam

Briggscat Restaurant melengkapi pengalaman menginap di Briggs Inn melalui konsep kuliner modern dengan sentuhan American barbecue.

Restoran ini menghadirkan Beef Brisket Platter sebagai menu unggulan. Tim dapur memasak brisket menggunakan teknik low and slow smoking selama 7 hingga 8 jam untuk menghasilkan tekstur daging yang lembut dan juicy.

Briggscat menggunakan kayu apel asal Kota Batu sebagai bahan pengasapan utama. Kayu tersebut menghasilkan aroma asap yang lebih lembut dengan sentuhan rasa manis sehingga cita rasa asli daging tetap terasa kuat.

Chef Adhyt menjelaskan bahwa proses pengasapan panjang menjadi kunci utama kualitas brisket mereka.

“Brisket yang baik membutuhkan waktu dan kesabaran agar menghasilkan tekstur dan rasa yang maksimal,” ujarnya.

Briggscat menyajikan Beef Brisket Platter lengkap dengan handcut french fries, mushroom fritter, dan saus jamur khas yang memperkuat karakter smoky pada daging.

Beef Brisket Platter

Melalui perpaduan konsep menginap, bekerja, dan menikmati kuliner dalam satu lokasi, Briggs Inn Surabaya menghadirkan pengalaman lifestyle modern yang relevan dengan kebutuhan traveler masa kini.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.