Satlantas Polres Gresik Gandeng Guru Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas

oleh -28 Dilihat
banner 468x60

GRESIK, TRETAN.news – Satlantas Polres Gresik menggandeng para guru untuk menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak dini melalui program Polantas Menyapa.

Kegiatan edukasi tersebut digelar di Aula SD Muhammadiyah 1 Gresik pada Selasa (7/7/2026) dengan melibatkan puluhan guru dan tenaga kependidikan.

banner 336x280

Sosialisasi dipandu Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Gresik yang dipimpin Kanit Kamsel, Ipda Andreas Dwi A.

Program ini bertujuan memperkuat kesadaran bahwa keselamatan berlalu lintas dibangun melalui pendidikan, keteladanan, dan kebiasaan sehari-hari.

Edukasi Keselamatan Berkendara

Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh materi mengenai safety riding dan defensive driving. Materi meliputi pentingnya menggunakan helm sesuai standar, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengenali potensi bahaya (hazard awareness) saat berkendara.

“Keselamatan di jalan bukan hanya soal menghindari tilang. Yang lebih penting adalah bagaimana kita menjaga diri sendiri dan menghormati hak hidup orang lain dengan berkendara secara aman dan bertanggung jawab,” ujar Ipda Andreas.

Suasana sosialisasi berlangsung interaktif. Para guru menyampaikan berbagai pertanyaan, pengalaman, serta persoalan yang kerap ditemui di jalan raya.

Diskusi tersebut menjadi ruang berbagi solusi untuk membangun budaya keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Guru Berperan sebagai Agen Perubahan

Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin, mengatakan pendekatan preventif melalui edukasi merupakan langkah strategis untuk membangun budaya tertib berlalu lintas secara berkelanjutan.

Menurutnya, guru memiliki peran penting sebagai teladan bagi para siswa.

Kebiasaan sederhana seperti memakai helm dengan benar, mematuhi rambu lalu lintas, dan disiplin saat berkendara dapat menjadi contoh yang mudah ditiru oleh anak-anak.

“Membangun budaya keselamatan tidak bisa dilakukan hanya melalui penegakan hukum.

Dibutuhkan kolaborasi semua pihak, terutama para guru yang setiap hari berinteraksi dengan anak-anak.

Mereka adalah agen perubahan yang mampu menanamkan karakter disiplin dan tertib sejak dini,” ungkap AKP Nur Arifin.

Melalui program Polantas Menyapa, Satlantas Polres Gresik berharap para guru dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.

Dengan demikian, pesan mengenai pentingnya disiplin di jalan dapat diterapkan di lingkungan sekolah, keluarga, hingga masyarakat.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.